Frequently Asked Questions (FAQ)

Q.
Apa saja bentuk transaksi yang dapat dilakukan oleh saya di dalam aplikasi OY!?
A.

Anda dapat melakukan transfer antar bank kepada sesama pengguna OY! dengan ketentuan yang tertera pada Syarat dan Ketentuan OY! Selain itu, Anda juga bisa melakukan top up berbagai e-Money dan melakukan pembayaran tagihan.

Q.
Dapatkah saya menarik uang tunai dari saldo di akun pengguna melalui aplikasi OY!?
A.

Anda tidak dapat menarik uang tunai dari saldo kartu debit atau akun yang telah Anda tautkan dengan OY!

Q.
Apakah saya dapat melakukan tarik tunai terhadap saldo yang berada di rekening pengguna melalui aplikasi OY?
A.

Anda tidak dapat melakukan tarik tunai terhadap saldo dari Kartu Debit atau nomor rekening yang terhubung pada layanan Aplikasi OY!

Q.
Di mana OY! menyimpan data kartu debit atau rekening Pengguna?
A.

OY! menyimpan data rekening Anda namun tidak menyimpan data kartu debit. Kartu debit Anda tersimpan di dalam sistem mitra payment processor yang berhubungan dengan jaringan VISA & MasterCard. OY! menerapkan 3D Secure process pada saat Anda melakukan penyimpanan kartu debit pada aplikasi OY! Bank penerbit kartu Pengguna akan mengirimkan kode verifikasi melalui SMS ke nomor ponsel Anda yang terdaftar pada Bank penerbit. Mohon pastikan nomor ponsel Anda benar dan dapat menerima SMS.

Q.
Apakah aman jika saya memberikan data CVV?
A.

Ya. OY! menggunakan mitra payment processor DOKU sebagai pihak yang akan menyimpan data Anda di mana DOKU menjamin keamanan informasi data milik Anda dan/atau Transaksi sesuai dengan standar layanan perbankan yang berlaku yaitu Payment Card Industry Data Security Standard (PCI-DSS).

Q.
Apakah data kartu debit saya aman?
A.

Ya. OY! sangat memperhatikan keamanan data Anda. Sebagai bentuk proteksi Pengguna, Anda akan diminta untuk mengisi kode OTP setiap saat akan melakukan transaksi.

Q.
Apakah OY! Indonesia Sudah terdaftar dan terlisensi di Bank Indonesia?
A.

Ya benar. OY! Indonesia terdaftar & terlisensi di Bank Indonesia sebagai penyelenggara teknologi finansial.

Q.
Mengapa OY! Indonesia tidak terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ?
A.

Karena Otoritas Jasa Keuangan bertugas untuk mengawasi industri keuangan seperti Bank, Asuransi, Pasar Modal, Institusi Keuangan. Sedangkan OY! Indonesia sebagai penyelenggara teknologi finansial di bidang pembayaran, berada di bawah pengawasan Bank Indonesia.

Q.
Apa yang terjadi apabila transaksi yang saya lakukan melebihi batas dari jumlah dana tersedia di rekening yang Pengguna gunakan?
A.

Jika saldo pada rekening Anda tidak mencukupi untuk melakukan transaksi maka transaksi akan otomatis dinyatakan gagal.

Q.
Apa yang harus dilakukan jika saya mendapati mutasi rekening yang tidak wajar terjadi dan terdapat notes bahwa transaksi tersebut merupakan transaksi yang dilakukan di dalam aplikasi OY?
A.

Anda dapat langsung melaporkan hal tersebut kepada cs@ngen.local. Ketika pelaporan terjadi, Anda harus membuktikan adanya ketidakwajaran mutasi tersebut dengan cara memberikan seluruh data dan informasi yang dibutuhkan dan diminta oleh cs@ngen.local kecuali PIN, Password dan OTP. Data dan informasi tersebut akan digunakan oleh tim Customer Support untuk memvalidasi apakah laporan Anda valid atau tidak. Jika valid, maka proses refund dapat dilakukan. Namun jika tidak valid, maka OY! berhak mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Q.
Bagaimana jika saya salah memilih tujuan Penerima transaksi?
A.

Pihak OY! tidak bertanggung jawab atas pengembalian dana dari transaksi tersebut. Sebelum melakukan transaksi, pastikan semua data dan nama penerima sudah benar ya.

Q.
Bagaimana jika pada saat saya menghubungkan kartu debit, saldo saya terpotong Rp10.000 sebagai bukti validasi rekening, namun saldo tidak kembali setelah 30 hari?
A.

Silakan menghubungi Customer Support kami untuk menanyakan status proses pengembalian saldo potongan awal.

Q.
Berapa biaya yang dikenakan kepada saya untuk setiap transaksi yang terjadi?
A.

Untuk penggunaan metode transaksi Kartu Debit, pengguna akan dikenakan biaya sebesar Rp1.500. Sedangkan untuk metode Bank Transfer dan Virtual Account pengguna bebas biaya admin, namun setiap transaksi terdapat kode unik untuk mempermudah sistem dalam memvalidasi transaksi Anda. Khusus untuk transaksi dengan metode Virtual Account Bank Permata akan dikenakan biaya sebesar Rp500 dan Virtual Account BRI akan dikenakan biaya sebesar Rp100. Kebijakan terkait biaya dan kode unik akan berubah sewaktu-waktu sesuai keputusan pihak manajemen OY! Indonesia.

Q.
Khusus untuk Anda pemilik kartu Mandiri, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kartu debit Anda sulit terhubung dengan OY! dan bisa Anda lihat di bawah ini:
A.
  • Limit kartu tidak mencukupi.
  • Telah melebihi jumlah maksimal transaksi.
  • Kartu belum terdaftar untuk layanan VBV (belanja online). Anda bisa datang langsung ke cabang Bank Mandiri untuk melakukan proses pendaftaran VBV di customer service dengan membawa buku tabungan dan KTP. Setelah itu, kartu debit baru dapat digunakan untuk bertransaksi online 1 hingga 3 x 24 jam setelah proses pendaftaran dilakukan.