Begini Cara Kerja Transaksi VA untuk Bisnis Anda!

Oleh Mutia

Membuka usaha atau bisnis sendiri merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan di zaman dengan perkembangan teknologi yang pesat seperti saat ini. Tidak sedikit usaha dan bisnis kecil yang berkembang dengan sangat cepat hingga memiliki ratusan bahkan ribuan transaksi setiap harinya. Hal ini dapat menyebabkan proses transaksi yang memakan waktu karena banyaknya langkah yang harus dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai transaksi. 

Oleh karena itu, dibutuhkan cara yang lebih mudah dan efektif untuk melakukan identifikasi transaksi. Salah satu terobosan yang sudah ada saat ini adalah dengan menggunakan layanan virtual account. Layanan ini merupakan nomor identifikasi pelanggan suatu perusahaan yang umumnya dibuat oleh Bank atas permintaan perusahaan. Virtual account membantu baik pelanggan dan perusahaan dalam melakukan transaksi jual-beli. 

Untuk mengetahui cara kerja VA lebih jelas lagi, simak pembahasannya berikut ini. 

Tahap Pertama: Inquiry

virtual account

Inquiry adalah tahapan pertama dari cara kerja VA yaitu proses pengecekan tagihan atas sebuah transaksi jual beli. Dengan memasukkan nomor virtual account, pelanggan dapat melihat jumlah tagihan dan nama rekening tujuan untuk memastikan kebenaran transaksi yang akan dilakukan pada tahap inquiry ini. 

Untuk jenis pembayaran tertutup dengan virtual account, pelanggan tidak perlu menginput jumlah nominal pembayaran karena sudah teridentifikasi melalui nomor virtual account yang diinput. Hal ini dapat membantu pelanggan karena dapat mempercepat dan mempermudah proses pembayaran dibandingkan dengan metode transfer antar bank tanpa virtual account. 

Tahap Kedua: Payment

virtual account

Selanjutnya, tahapan kedua adalah proses penginputan data pembayaran ke dalam database perusahaan atau yang disebut proses payment. Setelah memastikan kebenaran transaksi yang akan dilakukan dan melakukan transaksi, data transaksi langsung diteruskan ke dalam sistem informasi perusahaan tanpa menunggu waktu lama. 

Sebagai contoh, struk pembayaran yang diterima oleh pembeli umumnya harus dilaporkan kepada penjual sebagai bukti transaksi yang telah berhasil dilakukan. Kemudian, struk ini akan digunakan oleh penjual untuk mengidentifikasi masuknya dana atas transaksi jual beli yang telah dilakukan.  

Dengan menggunakan virtual account untuk melakukan pembayaran, pelanggan tidak perlu mengirimkan bukti transfer sebagai alat konfirmasi karena data transaksi telah diterima oleh perusahaan atau penjual saat transaksi dilakukan. 

Tahap Ketiga: Reversal

virtual account

Tahap terakhir ini merupakan tahapan yang optional untuk dilakukan. Sebab, reversal adalah proses penarikan atau pembatalan transaksi yang dilakukan oleh bank dan menghapus data pembayaran yang sudah masuk pada tahap kedua dari perusahaan secara otomatis.

Layanan virtual account dari OY! Bisnis dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin menerima pembayaran dari pelanggan secara cepat dan mudah. Daftar OY! Bisnis sekarang juga dan dapatkan berbagai keuntungannya! Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik tautan berikut ini.