Cara Sukses Bisnis Kuliner Saat Pandemi

Oleh Luthfa

Bisnis kuliner jadi salah satu ide usaha yang nampaknya paling banyak dipilih masyarakat di tengah pandemi yang masih mewabah. Mudah dibuat dan mudah dipromosikan jadi alasan mengapa saat ini banyak orang yang berbondong-bondong menggeluti bidang usaha ini.

Lagipula dibandingkan dengan bidang usaha lainnya, bidang kuliner memang menjadi bisnis yang nggak ada matinya. Sebab selama manusia masih membutuhkan asupan makanan, bisnis kuliner akan terus berjalan. Apalagi, masa pandemi membuat orang-orang harus di rumah saja sehingga membutuhkan variasi makanan yang nggak bikin cepat bosan.

Namun, perlu diketahui kalau bisnis kuliner belum tentu bisa langsung laris. Banyaknya competitor yang ada membuat kita harus pintar-pintar dalam melihat peluang. Oleh karena itu penting untuk memantau tren saat ini.

Selain itu, ada juga beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menaikkan bisnis kuliner milikmu. Apa saja? Berikut cara sukses bisnis kuliner saat pandemi.

Manfaatkan media sosial

cara sukses bisnis kuliner di tengah pandemi

Cara sukses bisnis kuliner yang pertama adalah dengan memanfaatkan media sosial. Nggak bisa dimungkiri kalau media sosial adalah media paling efektif untuk mempromosikan suatu bisnis. Bahkan apa pun bentuk bisnisnya, media sosial adalah wadah pemasaran paling tepat yang patut dimanfaatkan.,

Selain karena penggunanya yang begitu luas, media sosial juga menjadi platform untuk berinteraksi antar masyarakat. Bahkan, pengguna media sosial yang aktif saat ini telah menembus angka 42 persen dari total populasi di dunia loh.

Maka dari itu, manfaatkan media sosial sebaik mungkin. Apalagi ada begitu banyak pilihan media sosial yang bisa kamu gunakan, seperti Instagram, Twitter, Facebook, YouTube, atau yang terbaru TikTok.

Kunci promosi lewat media sosial adalah dengan memperbanyak waktu promosi. Tujuannya jelas agar lebih banyak orang yang melihat dan mengetahui bisnis yang tengah kamu jalani. Jangan lupa share postingan kamu ke grup-grup pertemanan atau keluarga melalui aplikasi perpesanan.

Daftarkan bisnis kuliner kamu di layanan pesan antar ojek online

Kalau mau menyasar lebih banyak orang, daftarkanlah bisnis kuliner kamu di layanan pesan antar makanan ojek online. Jadi, saat kamu mempromosikan bisnis kuliner kamu di media sosial, kamu bisa sekalian mengarahkan followers kamu untuk memesan makanan tersebut melalui aplikasi ojek online.

Di samping praktis, layanan pesan antar makanan ojek online ini juga bisa memudahkan konsumen dalam memesan produk yang mereka inginkan. Untuk saat ini, tercatat ada dua layanan pesan antar makanan terbesar di Indonesia yaitu GoFood dan GrabFood.

Rutin mengadakan promo

cara sukses bisnis kuliner di tengah pandemi

Awal-awal merintis bisnis, cobalah berikan promo besar-besaran. Misalnya kamu bisa memberikan potongan setengah harga atau dengan memberikan promo buy 1 get 1. Sebagaimana yang kita tahu, masyarakat sangat suka dengan yang namanya promo dan diskon.

Bahkan nggak sedikit dari mereka yang rela antre berjam-jam demi mendapatkan harga promo. Untuk itu, rutinlah memberikan promo agar lebih banyak orang yang memesan produk kamu. Selain memberikan potongan harga atau promo buy 1 get 1, kamu juga bisa kok memberikan promo dalam bentuk lainnya, seperti gratis ongkir atau gratis produk tertentu dengan minimum pembelanjaan di jumlah tertentu.

Yang terpenting, pastikan kamu sudah melakukan perhitungan dengan cermat agar promo yang diberikan nggak bikin kamu rugi.

Endorse selebgram atau food influencer

Cara ini juga bisa dilakukan agar bisnis kuliner berjalan sukses. Dengan mengendorse selebgram atau food influencer, kesempatan untuk mendapatkan banyak pelanggan pun terbuka lebar. Dengan dibantu oleh selebgram dan food influencer, akan banyak orang yang mengetahui bisnis kuliner kamu.

Orang-orang juga bisa lebih percaya dengan produk yang kamu jual. Hal ini dikarenakan, baik selebgram atau food influencer mampu menyajikan suatu konten dengan tampilan yang menarik sekaligus menggiurkan. Nggak heran kalau banyak pengikut mereka yang kemudian bergegas membeli produk yang telah dicoba atau diiklankan oleh idolanya.

Untuk mengendorse selebgram atau food influencer, kamu bisa bertanya melalui contact person yang biasanya disematkan di bio media sosial mereka. Meski cara sukses bisnis kuliner ini terbukti ampuh, kamu harus mengeluarkan modal lebih besar karena nantinya kamu akan diberikan rate card yang berisi daftar harga postingan mereka.

Meski begitu, percayalah uang tersebut akan kembali berkali-kali lipat.

Unggah foto yang menarik

cara sukses bisnis kuliner di tengah pandemi

Cara suskes bisnis kuliner selanjutnya adalah dengan mengunggah foto semenarik mungkin. Dengan foto yang menggugah selera, orang akan tergiur saat melihatnya. Nggak perlu pakai kamera mahal karena kamu juga bisa mengandalkan kamera ponselmu.

Yang terpenting, perhatikan angle pengambilan gambar dan lakukan pemotretan di tempat yang terpapar cahaya matahari guna mendukung lighting saat pengambilan gambar. Gunakan pula background yang mendukung serta barang-barang lainnya yang bisa membuat hasil foto makanan tampak lebih menarik.

Tampilkan review atau testimoni pelanggan

Supaya orang-orang percaya dengan kualitas produk kamu, jangan lupa tampilkan review atau testimoni pelanggan lainnya. Selain itu, kamu juga bisa memperlihatkan kritikan yang dibarengi dengan respon chat yang bertujuan untuk menunjukkan profesionalitas kamu dalam melayani keluhan pelanggan.

Inovatif

cara sukses bisnis kuliner di tengah pandemi

Ini adalah poin yang nggak kalah penting kalau mau sukses dalam berbisnis kuliner. Meski sudah melahirkan beberapa produk, kamu juga harus terus berinovasi untuk mengeluarkan menu-menu baru lainnya. Apalagi jika menu baru tersebut disesuaikan dengan tren kuliner saat ini.

Dengan banyaknya pilihan yang ada, konsumen pun bakal tertarik untuk mencobanya. Karena sekali produk kamu berhasil mendapatkan hati mereka, mereka pun akan loyal dengan kita.

Itu dia beberapa cara sukses bisnis kuliner saat pandemi. Jadi, sudah punya ide mau bisnis kuliner apa?