Memilih Jenis Transfer Antar Bank yang Sesuai dengan Kebutuhan

Oleh Shafira

Saat ini kamu enggak perlu khawatir terkena limit transfer ketika melakukan transfer antar bank dengan nominal besar. Kamu bisa menggunakan dua jenis transfer antar bank seperti Lalu Lintas Giro (LLG) dan Real Time Gross Settlement (RTGS) yang pastinya akan membantu penyeselesaian pengiriman uangmu.

Jenis transfer antar bank seperti LLG dan RTGS memiliki mekanisme yang mirip, tetapi keduanya juga menyimpan keunggulan dan kelemahan dalam prosesnya. Kedua jenis transfer ini memiliki kapasitas pengiriman uang cukup besar sehingga banyak diminati.

Yuk, cari tahu mana jenis terbaik untuk transaksimu!

Lalu Lintas Giro (LLG)

Jenis Transfer Lalu Lintas Giro

Lalu Lintas Giro atau LLG adalah jenis transfer antar bank melalui kliring. Apa itu kliring? Kliring adalah mekanisme yang dilakukan bank untuk mengecek apakah nominal saldo yang berada di rekening cukup untuk proses transfer atau tidak.

Keunggulan: Tarif transfer LLG bisa dibilang termurah ketimbang jenis transfer lainnya. Bank Indonesia (BI) telah menetapkan tarif layanan LLG sebesar Rp3.500 per transaksi. LLG menerima pengiriman uang dengan batas maksimum Rp1 Miliar per harinya.

Kelemahan: Waktu pengiriman uang lebih dari satu hari. Untuk LLG butuh waktu transfer antara 2 sampai 3 hari kerja untuk sampai di rekening tujuan. Terlebih lagi, LLG hanya bisa diproses dengan mengikuti jadwal kliring yang telah ditentukan oleh bank.

Kesimpulan: LLG hanya bisa dilakukan sesuai jadwal kliring yang ditentukan sehingga model transfer seperti ini kurang cocok bagi konsumen yang ingin mengirim uang secara cepat.

Real Time Gross Settlement (RTGS)

Jenis Transfer Antar Bank RTGS

Real Time Gross Settlement atau RTGS merupakan jenis transfer yang mirip dengan LLG. Yang membedakan adalah RTGS diproses secara real time. Maksudnya adalah pendebitan/pengkreditan diproses secara elektronik sehingga lebih cepat.

Keunggulan: Proses RTGS biasanya memakan waktu 3-4 jam setelah perintah pembayaran diterima.  Adapun nominal pengiriman uang melalui RTGS minimal Rp100 juta. Untuk batas nominal maksimum ditentukan oleh pihak bank masing-masing. Perlu dicatat, pengiriman uang melalui RTGS di atas pukul 15.00, maka uang baru sampai ke rekening tujuan keesokan harinya. Jadi bila ingin pengiriman uang tiba pada hari yang sama, Anda harus mengirim di bawah pukul 15.00.

Mengapa demikian? Karena pengiriman uang mengikuti jam operasional bank yang biasanya tutup pada pukul 16.00. Apabila pengiriman uang lewat RTGS dilakukan pada akhir bulan, yaitu tanggal 30 atau 31 akan terjadi keterlambatan pengiriman (transfer delay) sekitar 1 hari. Penyebabnya ada proses tutup buku yang dilakukan oleh bank pada setiap akhir bulan.

Kelemahan: Tarif transfer RTGS sedikit lebih mahal dibanding LLG. Biasanya tarif transfer berkisar Rp25.000.Hal ini dikarenakan proses pengiriman ke rekening tujuan memakan waktu lebih singkat dari LLG.

Kesimpulan: Metode ini cocok untuk pelaku bisnis yang sering melakukan transaksi cepat karena tidak perlu repot tarik tunai di bank untuk melakukan transfer uang ke rekening tujuan.

Jika masih ragu mengenai jenis transfer mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, simak tabel berikut ini:

Karakteristik LLG RTGS
Sarana Bank, Mobile banking, Internet banking Bank, Mobile banking, Internet Banking
Limit min. transaksi Variatif Rp100.000.001
Limit maks. transaksi Rp1 Miliar Variatif
Waktu pengiriman 2-3 hari kerja 3-4 jam
Biaya transaksi Rp3.500 Rp25.000
Jam Operasional Sesuai jadwal kliring yang ditetapkan bank 08.00-14.00

LLG dan RTGS sekilas terlihat mirip, tetapi keduanya memiliki karakteristik di dalam penyelenggaraannya, sekarang kamu bisa mulai memutuskan mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Semoga membantu!