Perbedaan Cara Transfer Uang Dulu dan Sekarang

Oleh Mutia

Dengan perkembangan teknologi yang ada, masyarakat dituntut untuk terus bisa mengikuti dan menggunakannya. Banyak sekali inovasi yang muncul saat ini. Mulai dari munculnya belanja online, donasi online, pinjaman online, sampai berkembangnya cara transfer uang.

Jika dibandingkan dulu, pengiriman uang masih dilakukan dengan cara manual. Pengirim uang harus datang ke kantor cabang bank terdekat untuk mengirimkan uang. 

Berbeda dengan saat ini di mana apa-apanya sudah serba modern dan canggih sehingga memudahkan pengirim uang untuk bertransaksi. Nah, supaya kamu tahu perkembangan apa saja yang ada saat ini, simak perbedaan transfer uang zaman dulu dan sekarang berikut ini. 

Menyisipkan Uang di Paket Pos

cara transfer uang

Sebelum bisa berkomunikasi dengan ponsel, banyak orang mengirim surat atau paket melalui kantor pos. Walau niatnya memang untuk berkomunikasi dengan surat, terkadang ada yang memberanikan diri untuk menyisipkan uang ke dalam amplop atau paket yang akan dikirim.

Walau zaman sekarang banyak yang mengirimkan barang berharga seperti elektronik yang menggunakan jasa ekspedisi, nggak jarang paket pos hilang atau tertukar dalam proses pengirimannya. Jadi, salah satu risiko terbesar dalam menggunakan cara ini untuk transfer uang adalah hilang dan susah untuk dilacak keberadaannya. 

Jasa Wesel Pos

cara transfer uang

Zaman dahulu, kantor pos bukan hanya dijadikan sebagai tempat mengirim surat, tapi juga tempat untuk mengirim uang. Banyak orang yang memberanikan diri untuk menyelipkan uang di dalam amplop lalu dikirim melalui cabang kantor pos. 

Namun, saat ini kamu nggak perlu lagi melakukan cara yang terlalu berisiko itu karena sudah ada wesel pos. Dibandingkan dengan cara sebelumnya, cara ini memang bisa digunakan untuk mengirim uang dengan proses yang nggak terlalu rumit. 

Kamu cukup datang ke kantor pos terdekat dan tanyakan kepada petugas untuk membantumu mengirimkan uang. Layanan ini masih sering digunakan untuk mengirim uang ke daerah yang terpencil. Namun, sebelum mengirim uang, kamu harus pastikan daerah tujuanmu terjangkau oleh kantor pos. 

Menggunakan Layanan Bank

cara transfer uang

Kehadiran bank mempermudah masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan. Setelah hadirnya layanan wesel pos, bank menawarkan untuk mengirim uang melalui bank atau mesin ATM. Untuk transfer uang lewat bank, nasabah harus datang ke kantor bank terdekat dan transfer uang melalui teller. 

Walau cara tersebut lebih praktis dibanding wesel pos, transfer melalui teller tetap memakan waktu. Masyarakat mulai mengirimkan uang lewat ATM karena proses yang lebih mudah dan cepat. Nasabah cukup mencari mesin ATM terdekat, dan transfer uang bisa dilakukan tanpa harus mengisi formulir seperti melalui teller.

Meski transfer lewat ATM lebih praktis, banyak sekali modus penipuan yang muncul. Mulai dari kartu ATM yang tertelan atau tertinggal, hingga alat yang dipasang untuk merekam data pribadimu. Jadi, kamu harus berhati-hati saat transfer uang melalui ATM.

Transfer dengan Ponsel

cara transfer uang

Semakin canggihnya teknologi, transfer uang sekarang bisa dilakukan dengan mudah dan praktis karena munculnya aplikasi finansial seperti OY! Indonesia. Dengan OY!, kamu bisa transfer uang antar rekening maupun antar bank tanpa biaya admin dengan aman. Kamu hanya perlu mengunduh aplikasinya dan melakukan verifikasi diri. Setelah itu, kamu sudah bisa transfer uang dengan limit Rp400.000.000 per harinya. 

Bikin semua transaksi keuanganmu jadi lebih praktis, hemat, dan aman dengan aplikasi OY! Yuk, download OY! sekarang!

Artikel Terkait