Tips Jual Beli Emas Saat Harganya Naik

Oleh Luthfa

Tips Jual Beli Emas Saat Harganya Naik – Harga emas memang tengah melambung tinggi. Bahkan per tanggal 11 Agustus 2020, harga emas di ANTAM dibanderol dengan harga Rp1.056.000 per gram. Sedangkan harga emas di Pegadaian ditaksir dengan harga Rp1.094.000 per gram.

Momen naiknya harga emas ini pun dimanfaatkan oleh segelintir orang yang memiliki simpanan emas di rumah. Banyak orang yang berbondong-bondong mendatangi toko emas untuk menjual koleksi perhiasan emasnya. Selain dijual kembali, tak sedikit pula yang menggadaikan emas mereka di Pegadaian.

Emas memang jadi instrumen yang mempunyai prospek nilai jual yang bagus dan mampu bertahan di tengah inflasi dan kondisi ekonomi yang nggak pasti seperti sekarang ini. Makanya nggak heran kalau banyak orang yang memilih investasi emas dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Penyebab harga emas naik

Tips Jual Beli Emas Saat Harganya Naik

Para analis memperkirakan harga emas bisa terus melonjak jika pandemik semakin memburuk. Sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang investasi dan finansial asal Amerika Serikat, Goldman Sachs juga memprediksi harga emas akan melambung hingga Rp1.800.000 per ons.

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa harga emas bisa melonjak begitu tinggi. Bahkan kenaikannya mencapai 75 persen dibandingkan 2018 dan 35 persen dibandingkan harga emas tahun lalu. Selain karena para investor yang mulai beralih memilih investasi di sektor ini, rupanya ada faktor lain yang menyebabkan harga emas naik. Apa saja?

Perubahan kurs

Faktor paling utama yang menyebabkan naik atau turunnya harga emas adalah perubahan kurs mata uang Amerika Serikat. Ya, seperti yang kita tahu bahwa harga emas di Indonesia mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Jadi, semakin tinggi kurs dollar AS terhadap rupiah, maka harga emas akan semakin menguat. Sebaliknya, jika kurs dollar AS terhadap rupiah melemah, maka harga emas akan menurun.

Suku bunga

Lain halnya dengan kurs dollar AS, harga emas justru akan anjlok ketika suku bunga naik. Hal ini disebabkan ketika suku bunga naik, banyak orang yang menarik uangnya dan menyimpan uang mereka dalam bentuk deposito yang memiliki bunga tinggi dari pada menyimpan emas. Suku bunga sendiri juga bisa naik dan turun karena beberapa faktor.

Jumlah supply dan demand barang

Tingginya supply dan demand atau permintaan dan penawaran emas juga bisa menyebabkan harga emas naik. Semakin tinggi peminatnya, maka semakin tinggi pula harga emas yang ditawarkan. Sebaliknya, jika peminatnya menurun maka harganya juga akan ikut turun.

Laju inflasi

Emas memang dipercaya menjadi instrumen investasi yang tahan terhadap inflasi. Namun, jika inflasi yang terjadi tak terkendali bisa menyebabkan harga emas semakin mahal. Hal ini dikarenakan ketika inflasi tinggi, masyarakat enggan menyimpan uang mereka dalam bentuk tunai.

Yang ada mereka justru akan membeli emas yang memang harganya cenderung stabil dan lebih aman ketika inflasi. Jika sudah begini, kembali lagi ke poin sebelumnya yang mana ketika permintaan akan emas meningkat, maka harga emas akan meningkat pula.

Faktor lain

Selain faktor-faktor di atas, kenaikan harga emas juga disebabkan oleh faktor lainnya seperti kondisi politik, kondisi ekonomi dunia serta harga minyak mentah dunia. Ketiga hal ini nyatanya bisa membuat harga emas semakin naik atau malah turun secara signifikan.

Strategi jual beli emas

Harga emas yang sedang tinggi memang membuat banyak orang tergiur untuk menjual emas. Namun bagi kamu yang masih ragu untuk menjual atau membeli emas, sebaiknya ketahui dulu beberapa hal penting berikut ini.

Ketahui kadar emas atau karat

Sebelum menjual atau membeli emas, sebaiknya ketahui dulu kadar emas atau biasa disebut karat. Kadar emas sangat memengaruhi harga jual atau beli. Misalnya emas dengan kadar 99 persen atau 24 karat tentu memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan emas dengan kadar di bawah itu.

Cek harga pasaran terlebih dahulu

Meski sudah tahu harga emas naik, tak ada salahnya untuk tetap mengecek harga emas di pasaran saat ini. Cek harga beli dan buyback sebab harganya pasti berbeda-beda tiap toko. Lakukan survey harga di beberapa toko guna mencari toko terbaik untuk menjual atau membeli emas.

Perlu kamu ketahui kalau nggak semua toko menjual emas dengan harga tinggi. Nyatanya setiap toko pasti punya kriteria yang berbeda. Untuk itulah, kamu harus memilih toko yang tepat untuk melakukan jual beli emas.

Pantau perkembangan harga emas

Hal ini juga penting kamu lakukan karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa setiap toko emas punya penawaran yang berbeda terhadap harga emas. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti harga emas hari itu, harga internasional, nilai tukar dollar AS, dan lain sebagainya.

Terapkan teknik investasi emas klasik

Bagi yang belum tahu, teknik ini sudah sering dilakukan sejak zaman dahulu. Teknik investasi emas klasik sejatinya adalah teknik membeli emas pada saat harga sudah cukup murah dan menjualnya ketika harga emas batangan sudah naik dan selisihnya cukup banyak.

Pastikan kemasan atau sertifikat emas masih ada

Jika hendak menjual emas, pastikan agar kemasan atau sertifikat emas masih tersimpan rapi. Sebab dengan adanya sertifikat emas ini, nilai jual emas nggak akan turun. Sebaliknya, jika sertifikatnya hilang, maka kamu akan dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Itu dia tips jual beli emas di saat harganya sedang naik. Jadi, sudah putuskan mau jual atau beli emas?

Artikel Terkait