Tips Perencanaan Keuangan untuk Keluarga Muda

Oleh Luthfa

Bagi keluarga muda atau yang baru menikah pasti punya banyak keinginan, mulai dari beli rumah, beli mobil, jalan-kalan ke luar negeri, hingga menyiapkan pendidikan terbaik untuk anak kelak. Namun, semua itu baru bisa dicapai jika punya perencanaan keuangan yang baik.

Sayangnya, minim pengalaman dalam hidup membuat keluarga muda kerap kebingungan mengenai apa yang harus dilakukan lebih dulu. Membuat perencanaan keuangan memang nggak semudah yang dibayangkan, apalagi bila kebiasaan gaya hidup konsumtif semasa lajang masih terbawa hingga menikah.

Meski begitu, selama ada tujuan yang ingin dicapai, siapa pun pasti bisa membuat perencanaan keuangan. Lagipula, merencanakan keuangan rumah tangga masih jauh lebih mudah dibandingkan perencanaan keuangan sebuah perusahaan. Nah, kalau memang banyak hal yang ingin dicapai, sebaiknya ikuti tips perencanaan keuangan untuk keluarga muda berikut ini.

Buat tabungan bersama

tips perencanaan keuangan untuk keluarga muda

Masih menerapkan prinsip “uang suami adalah uang istri dan uang istri adalah uang istri”? Jika iya, mulailah ubah kebiasaan tersebut. Untuk mencapai tujuan bersama, alangkah baiknya untuk mengumpulkan uang bersama dalam satu tabungan yang sama. Dengan tabungan bersama, pengeluaran jadi lebih terkontrol.

Baik kamu dan pasangan, keduanya harus sama-sama menyisihkan uang setiap bulannya untuk dimasukkan ke dalam rekening tersebut. Mau berapa pun nominalnya, kalian berdua harus konsisten menyetorkan uang tiap bulan. Tabungan ini nantinya bisa kamu gunakan untuk kepentingan di masa depan, misalnya untuk biaya pendidikan anak atau sebagai dana darurat.

Lebih baik lagi bila kamu tidak hanya punya satu rekening tabungan. Kamu bisa membuka dua tabungan lagi untuk digunakan sebagai pos tabungan khusus. Misalnya, tabungan yang dikhususkan untuk liburan atau tabungan yang dikhususkan untuk hal lainnya. Dengan begini, satu per satu impianmu akan segera tercapai.

Catat pengeluaran secara berkala

tips perencanaan keuangan untuk keluarga muda

Kamu mungkin mengira dengan mengingat semua pengeluaran, keuanganmu akan baik-baik saja. Nyatanya, hal ini nggak akan bikin keuanganmu membaik sebab yang namanya perencanaan keuangan harus dilakukan sedetail mungkin. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mencatat semua pengeluaran secara berkala.

Dengan mencatatnya secara rutin tiap bulan, kamu jadi bisa mengetahui ke mana saja uangmu pergi. Selain itu, kamu juga bisa menghitung dan melihat apa saja pengeluaran yang sebenarnya nggak dibutuhkan. Cara ini bukan hanya baik untuk kesehatan finansialmu, tapi juga membantu kamu untuk menetapkan target keuangan di masa depan.

Alokasikan gaji bersama

Waktu yang Tepat Menggunakan Dana Darurat

Kamu masih tertutup soal gaji dengan pasangan? Namanya pasangan yang sudah menikah harusnya bisa terbuak dalam hal apa pun, termasuk soal besaran gaji. Nah, berawal dari sini, kamu bisa mengalokasikan pendapatan ke dalam pos tabungan bersama. Jika pasangan punya gaji lebih besar, maka bisa digunakan untuk membayar segala macam tagihan dan tabungan, sementara gaji istri bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari, misalnya belanja mingguan dan lainnya.

Sisihkan untuk investasi

Keluarga muda penting untuk berinvestasi. Mengapa demikian? Investasi yang dilakukan sejak awal menikah bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar di masa depan. Keuntungan hasil investasi ini nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan anak sekolah dan lain sebagainya.

Untuk itu, kamu bisa memilih berbagai macam instrumen investasi seperti reksa dana, deposito, obligasi, dan emas. Jika ada uang lebih, kamu bisa mencoba investasi saham atau emas batangan, namun kalau uang yang bisa sisihkan nggak seberapa, kamu bisa mencoba reksa dana karena bisa dijalankan hanya dengan Rp100 ribu.

Buat tabungan rencana

remittance

Ini adalah poin yang nggak kalah penting dalam membuat perencanaan keluarga. Ada dua jenis tabungan jangka panjang yang bisa kamu pilih, yakni tabungan rencana biasa dan deposito. Keduanya punya tujuan yang sama, hanya saja besaran sukuk bunga yang ditawarkan berbeda. Karena sifatnya yang jangka panjang, gunakanlah tabungan ini untuk pendidikan anak.

Kamu pasti pengin memberikan pendidikan yang terbaik untuk si kecil, kan? Untuk menyekolahkan si kecil di tempat yang bagus tentu dibutuhkan biaya yang nggak sedikit. Oleh sebab itu, gunakanlah tabungan ini sebagai persiapan untuk pendidikan si kecil. Dengan adanya tabungan rencana pendidikan anak, kamu jadi lebih terencana dan bisa mewujudkan mimpi tersebut.

Itulah beberapa tips perencaan keuangan untuk keluarga muda. Dari semua tips yang ada, jujur dan terbuka mengenai penghasilan adalah hal yang harus diutamakan dalam membuat sebuah perencanaan keuangan yang harmonis. Dengan begitu, kamu dan pasangan bisa menentukan rencana apa saja yang cocok dan sesuai dengan kondisi keuangan saat ini.

Jadi, sudah sejauh mana perencaan keuangan yang kamu buat bersama pasangan?

Artikel Terkait